Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Januari 2014

Kuliah S1, S2 dan S3 di India Melalui Beasiswa ICCR


Bagi teman-teman yang hendak kuliah di luar negeri dalam ruang lingkup Asia, tidak ada salahnya membaca artikel ini. Terdapat beberapa kuota beasiswa dari pemerintah India untuk melanjutkan studi pada jenjang sarjana, master, doktor dan post-doktoral. Beasiswa yang setiap tahunnya untuk 20 warga negara Indonesia ini diberikan oleh Indian Council for Cultural Relations (ICCR). Beasiswa yang diberikan mencakup seluruh biaya kuliah, biaya hidup, biaya tempat tinggal, wisata dan biaya kesehatan. Namun, biaya tiket pesawat ke dan dari India tidak termasuk dalam skema beasiswa ini.
Pelamar bisa memilih seluruh program studi sesuai dengan minat dan/atau linieritas jurusan masing-masing, selain bidang studi kedokteran (MBBS), kedokteran gigi (BDS), keperawatan maupun program studi lainnya yang berhubungan dengan kedokteran. Pelamar bisa memilih tiga dari ratusan perguruan tinggi yang ditawarkan oleh ICCR. Untuk informasi 50 universitas terbaik di India klik disini.
Pengumuman pendaftaran beasiswa ini biasanya pada setiap akhir atau awal tahun dan pendaftaran terakhir (pengumpulan aplikasi terakhir) pada awal bulan Februari. Sedangkan seleksi dilakukan pada pertengahan atau akhir bulan Februari dan pengumuman kandidat terpilih pada akhir bulan Mei sampai akhir bulan Juli.
Untuk dapat melamar beasiswa ini, pelamar harus:
  1. Berkewarganegaraan dan tinggal di Indonesia.
  2. Tidak sedang memiliki tempat tinggal permanen di negara lain.
  3. Berusia minimal 18 tahun pada saat menerima beasiswa di India.
  4. Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari ICCR
  5. Prioritas akan diberikan kepada kandidat yang tidak mendapatkan beasiswa dan tidak mendapatkan beasiswa sebelumnya di India.
  6. Melamar program studi pada jenjang yang lebih tinggi.
  7. Untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), harus mendapatkan persetujuan/pengesahan dari atasannya, seperti Menteri atau pihak yang berwenang untuk itu.
  8. Pelamar harus memiliki komitmen untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya.
Persyaratan yang harus dilengkapi adalah:
  1. Fotokopi ijazah dan transkrip dua pendidikan terakhir yang sudah terlegalisir dengan IPK minimal 2.75 (artinya dua pendidikan terakhir adalah jika melamar Bachelor berarti melampirkan ijazah dan transkrip SMP dan SMA dan jika melamar Master berarti melampirkan ijazah dan transkrip SMA dan S1.).
  2. Melampirkan fotokopi ijazah dan transkrip dua pendidikan terakhir di atas yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan terlegalisir.
  3. Untuk pelamar program doktoral atau post-doktoral maupun arsitektur, melampirkan synopsis proposal penelitian.
  4. Untuk pelamar performing arts melampirkan video/audio rekaman penampilannya (performance).
  5. Mengisi formulir, proforma dan physical fitness yang menjadi satu bagian dengan formulir (application form).
  6. Melampirkan hasil tes yang menyatakan bahwa kandidat bebas dari HIV/AIDS.
  7. Melampirkan curriculum vitae terbaru (wajib mencantumkan nomor HP dan alamat Email).
  8. Melampirkan fotokopi sertifikat atau hasil tes bahasa Inggris (TOEFL minimal 500 atau IELTS minimal 5.0).
  9. Melampirkan surat rekomendasi dari dua perekomendasi, bisa dari pihak sekolah/universitas/fakultas ataupun kantor tempat bekerja (bagi yang sudah bekerja).
  10. Melampirkan fotokopi passport terbaru (ini tidak wajib, tetapi saya sangat merekomendasikan).
  11. Melampirkan statement of purpose (ini tidak wajib, tetapi saya sangat merekomendasikan).
Seluruh persyaratan di atas dibuat rangkap enam dan dijilid dengan rapi sebelum dikirimkan ke kedutaan atau konsulat jenderal terdekat. Untuk selengkapnya dapat mengakses www.indianembassyjakarta.com atau menghubungi langsung Education Wing Embassy of India beralamat di Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. S-1 Tel (+6221) 520 4150/52/57 – 526 4931 – 521 3775, Fax (+62-21) 520 4160 – 526 5622 dan email: ssedu@net-zap.com, edujkt@net-zap.com,  atau education.jkt@gmail.com.
Jika seluruh berkas lengkap, maka akan diundang untuk mengikuti verifikasi kemampuan bahasa Inggris dan wawancara di kedutaan atau konjen terdekat.
  • Update: Banyaknya pertanyaan seputar alamat website PPI baik melalui email maupun Facebook, maka saya informasikan bahwa saat ini website PPI India dapat diakses dengan alamat: http://www.ppi-india.org/
  • Update: untuk pertanyaan seputar kuliah di Hyderabad bisa ditanyakan melalui Twitter, terlebih dahulu silakan follow akun Twitter disini.
  • Pendaftaran beasiswa ICCR untuk kuota tahun 2014 sudah dibuka, silakan klik disini.
sumber : urulinside.wordpress.com

Program Beasiswa Bidikmisi - Kemendikbud

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (sekarang Kemdikbud-red) pada tahun 2010 meluncurkan program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi berupa bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada 20.000 mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi di 104 perguruan tinggi negeri.
Perguruan tinggi yang mendapat bantuan Bidikmisi yaitu perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. Pada tahun 2011 mahasiswa baru penerima Bidikmisi bertambah menjadi 30.000 di 117 perguruan tinggi dengan adanya tambahan anggaran dari APBN-Perubahan.
Pada tahun 2012 dilanjutkan dikembangkan menjadi 30.000 calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang diselenggarakan di 87 perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja.
Pada tahun 2013 akan dilanjutkan dengan menerima 50.000 calon mahasiswa penerima. Bidikmisi yang diselenggarakan di 95 perguruan tinggi negeri dibawah Kemdikbud dan beberapa PTS yang akan diseleksi. Pada tahun ini sebanyak 1767 mahasiswa penerima Bidikmisi dari jenjang D3 angkatan 2010 diharapkan akan menyelesaikan studi.
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu. Para pimpinan dan atau pengelola perguruan tinggi negeri harus melakukan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang mengacu pada pedoman yang telah ditentukan.
Penerima bantuan Bidikmisi adalah lulusan satuan pendidikan SMA/SMK/MA/MAK/sederajat tahun 2011, 2012 dan 2013 yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi.
Jangka Waktu Pemberian Bantuan
Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1 dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III.
Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan difasilitasi oleh PTN penyelenggara Bidikmisi.
Harga satuan bantuan biaya pendidikan tahun 2012 adalah sebesar Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah) per mahasiswa per semester yang terdiri atas bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa dan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan yang dikelola oleh PTN. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Seleksi
1. PTN menyeleksi penerima Bidikmisi sesuai kuota melalui pola:
  • Seleksi Nasional yang terdiri atas SNMPTN (Undangan dan Ujian tulis);
  • Seleksi Mandiri sesuai dengan ketentuan masing-masing PTN; atau
  • PENGEMBANGAN POLITEKNIK bagi Politeknik.
2.  Persyaratan, mekanisme dan prosedur penerimaan melalui seleksi nasional SNMPTN mengikuti ketentuan panitia seleksi yang berlaku.
3.  Pendistribusian kuota penerimaan masing-masing pola seleksi ditetapkan oleh PTN melalui surat keputusan pimpinan PTN yang ditembuskan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sebelum pola seleksi dilaksanakan dan dipublikasikan melalui media.

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template