Tampilkan postingan dengan label About Edutour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Edutour. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2008

Dinas Pendidikan Rekomendasikan Program Edutour

Edutour Mendapat Rekomendasi dari DINAS PENDIDIKAN
29 Februari 2008

Sebagaimana telah diuraikan pada tulisan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sangat mendukung program dan kegiatan Edutour. Sebagai wujud dari dukungan tersebut, Kantor Dinas Pendidikan telah mengeluarkan sebuah surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Bapak Drs H. Muhammad Lukman MM. M.Si.
Pada surat dengan nomor 500/210/DIKMEN itu, pada intinya Dinas Pendidikan menyatakan bahwa program pengenalan dunia kerja dan kunjungan industri direkomendasikan untuk dilaksanakan dan diintegrasikan dengan program pendidikan yang ada di Pendidikan Menengah meliputi SMP, SMA dan SMK.
Dengan dukungan ini, Edutour semakin percaya diri dalam mengambil tanggung jawab untuk melaksanakan program-programnya. Program yang telah disiapkan meliputi penjelasan pendahuluan (in-class tutorial) mengenai proses di berbagai industri dan dilanjutkan dengan kunjungan ke industri terkait. Dengan demikian pemahaman akan proses kerja dari suatu industri dapat lebih menancap di benak para anak didik. Pemahaman ini diharapkan menjadi stimulasi bagi motivasi belajar dan perencanaan masa depan anak didik sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya.
Akhir kata kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Kami bertekad untuk melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi peningkatan mutu pendidikan dan pada akhirnya demi kemajuan bangsa dan negara tercinta ini.
Dukungan berikutnya yang diperlukan adalah partisipasi aktif dari para pengusaha dan manajemen perusahaan untuk melakukan dukungan pada program Edutour. Dengan demikian diharapkan akan tercipta suatu sinergi yang sangat positif antara dunia pendidikan, pemerintah dan dunia usaha. (by M Sitinjak MM)

Selasa, 19 Februari 2008

Edutour Menjadi Partner APINDO

Bertepatan dengan hari Valentine, Edutour melakukan kunjungan ke Apindo Bogor atas rekomendasi dari Ketua-1 Bapak Pieter Tedu Bataona dari PT Haeng Nam S.I. Pada pertemuan sebelumnya dengan Bapak Pieter, beliau menyambut baik gagasan dan niat Edutour untuk menyelaraskan dunia industri dan pendidikan. Pak Pieter mengatakan bahwa sudah saatnya perusahaan-perusahaan membuka diri untuk mengambil tanggung jawab dalam meningkatkan mutu pendidikan sejalan dengan ajakan pemerintah dan dunia internasional untuk menerapkan CSR.
Dengan latar belakang ini beliau merekomendasikan Edutour untuk bertemu dengan ketua Apindo Bogor Bapak Alexander Frans dari PT Indocement T.P. Tbk. Edutour dengan misinya harus didukung, tegas Pak Pieter. Pak Alexander Frans dan Indocement sudah sangat piawai dan berpengalaman dalam penerapan CSR tambah beliau.
Sebagai tindak lanjutnya, pada tanggal 14 Februari, Edutour berkunjung ke kantor Apindo di Jl Raya Desa Tengah no 14 Cibinong, Bogor yang tidak jauh dari kompleks PEMDA Kabupaten Bogor. Edutour disambut oleh Ketua Apindo Bogor Bapak Alexander Frans, Bapak Mansur M. Illyas dan Bapak Kusaheri. Setelah mendengarkan pemaparan Edutour dengan presentasi konsepnya, Bapak Frans langsung menanggapi dengan menyatakan bahwa Apindo memerlukan Edutour sebagai partner. Pak Frans lalu menyatakan akan memberi dukungan sepenuhnya kepada Edutour dalam melaksanakan programnya.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa akan dilakukan diskusi lebih lanjut berkaitan dengan teknis pelaksanaan dan bentuk dukungan yang dibutuhkan. M. Stinjak selaku pimpinan Edutour menyatakan terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan Apindo Bogor, dan berjanji akan menjadi partner terbaik APINDO dan perusahaan-perusahan di Indonesia dalam penerapan CSR.
Bapak Alexander Frans berjanji akan menyampaikan hal ini kepada semua anggotanya dan akan meminta setiap perusahaan membukan pintu dan memberi dukungan atas penerapan CSR melalui dunia pendidikan.
Edutour dan Apindo akan menjadi partner terbaik dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dan MENCERDASKAN ANAK BANGSA di seluruh tanah air.

Edutour Mendapat Dukungan Dinas Pendidikan

Edutour telah melakukan beberapa kali kunjungan ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Adapapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memaparkan misi Edutour atas keinginannya dalam memajukan pendidikan di Indonesia, dan akan dimulai di Kabupaten Bogor.
Edutour yang diwakili oleh Ir M Sitinjak MM dan Iis Iskandar, disambut baik oleh Kepala Seksi Pendidikan Menengah Ibu T Haryanti (Ibu Titik). Setelah Edutour memaparkan mengenai misi dan metoda kerjanya untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pemahaman dunia kerja / industri, ibu Titik langsung menyatakan dukungannya dengan menyatakan kesediaannya untuk memberikan Surat Rekomendasi, bahkan sosialisasi kepada para Kepala Sekolah di wilayah Kabupaten Bogor.
Lebih lanjut beliau setuju bahwa pendidikan saat ini perlu diselaraskan dengan dunia industri. Betul, bahwa kualitas anak didik sangat ditentukan oleh pemahaman anak didik atas apa yang diinginkannya dari pendidikan itu sendiri.
Beliau bahkan memberi kemudahan dengan memberikan data-data sekolah menengah yang ada di Kabubaten Bogor. Dengan lugas beliau mengatakan bahwa masa depan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan. Untuk itu segala bentuk gagasan dan aktivitas yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan harus didukung.
Terimakasih kami hanturkan kepada Dinas Pendidikan Bogor khususnya kepada Kepala Dinas Bapak M. Lukman dan Ibu Titik atas dukungannya. Edutour akan menjadi partner utama Dinas Pendidikan Bogor dalam MENCERDASKAN ANAK BANGSA.

Rabu, 13 Februari 2008

Tingkatkan Motivasi Belajar melalui Perencanaan Masa Depan

Sering kali disoroti, mutu lulusan sekolah bahkan perguruan tinggi di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Di satu sisi, jumlah lulusan cukup besar, tetapi sangat sedikit atau hampir tidak ada yang siap kerja atau siap pakai. Di sisi lain, perusahaan sangat kesulitan mendapatkan tenaga-tenaga profesional untuk ditempatkan di perusahaan. Bahkan seringkali perusahaan harus merekruit tenaga asing yang harus dibayar dengan harga yang lebih mahal.
Hal ini tidak lepas dari kurangnya motivasi belajar dari para siswa/i karena minimnya pemahaman atas kebutuhan dunia kerja. Seorang siswa yang duduk di bangku SMA yang ingin bekerja sebagai insihyur di pabrik otomotif misalnya tidak memahami bagaimana seorang insinyur bekerja di pabrik, sehingga dia tidak dapat mempersiapkan diri, sebaggai insinyur yang handal kelak. Padahal, masa sekolah yang cukup panjang harusnya bisa dimanfaatkan, sehingga pada saat lulus (sarjana misalnya), dia benar-benar sudah siap kerja atau menggeluti usaha sendiri.
Steven Covey, pencipta rumus ”TUJUH KEBIASAAN MANUSIA PALING EFEKTIF” menempatkan MULAI DENGAN AKHIR PADA PIKIRAN sebagai langkah kedua dalam membentuk manusia sukses dan berkualitas. Dengan demikian, apabila para siswa/i memahami seperti apa dunia kerja atau dunia usaha yang akan mereka hadapi, dan lebih penting lagi bagaimana mereka harus berperan, tentu saja mereka akan lebih terencana, lebih termotivasi dan lebih bersemangat dalam belajar dan mengembangkan diri.
Apabila pola pikir yang demikian dapat dibangun, maka sekolah dan para guru akan jauh lebih mudah mengarahkan para siswa/i dalam belajar. Mutu lulusan tidak akan diragukan lagi karena akan tercipta proses pembelajaran yang pro-aktif. Kritik terhadap dunia pendidikan tidak perlu dilontarkan lagi karena telah dapat menghasilkan produk yang diharapkan.
Oleh sebab itu, pola pikir yang benar akan dunia nyata, yakni dunia kerja dan dunia usaha sesungguhnya merupakan pra-syarat dasar dalam menciptakan lulusan yang berkualitas.
Pertanyaannya adalah ” Bagaimana cara menanamkan pola pikir yang benar pada anak didik sejak dini?” Berikan mereka pengalaman nyata, bantu para anak merencanakan masa depan mereka.

Cita-Cita Edutour

Para pembaca dan pencinta pendidikan yang terhormat,
Edutour didedikasikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui penciptaan persepsi yang benar akan dunia kerja/industri. Dengan kata lain para anak didik akan mempunyai gambaran yang jauh lebih jelas tentang masa depan atau karir yang diimpikannya.
Merencanakan dan menggapai masa depan bagi seorang anak, sama seperti seorang pilot yang mengendalikan pesawat terbang. Lepas dari kecanggihan teknologi penerbangan saat ini, seorang pilot tentu akan lebih mudah mengendalikan dan mendaratkan pesawat di saat cuaca terang dibanding gelap dan berkabut.
Kata kuncinya adalah “TERANG”, “JELAS” atau “CLEAR” dalam bahasa Inggris.
Nah, Edutour bak sinar mentari yang hangat, akan menyingkirkan kabut dan awan dari pandangan para pilot muda ini, sehingga dapat mendaratkan pesawat masa depannya dengan sukses di landasan yang diinginkan.

Misi & Visi
Edutour, dibangun dengan misi dan visi sebagaimana dipaparkan berikut ini.

Misi
Meningkatkan kualitas insan Indonesia melalui penciptaan anak didik yang mempunyai masa depan yang terencana

Visi
Menjadi mitra utama pengembangan kualitas pendidikan dan sumber daya insani di Indonesia

Sejalan dengan misi di atas, Edutour bertujuan untuk menciptakan generasi masa depan yang mempunyai mentalitas yang unggul dan siap kerja atau berwira-usaha. Apabila tujuan ini dapat diwujudkan maka akan terjadi perubahan yang sangat positif pada masa depan bangsa Indonesia. Akan segera muncul para profesional sejati yang mempunyai kemampuan dan rasa percaya diri yang tinggi. Juga akan lahir para pejabat pemerintah yang mempunyai visi dan hasrat yang tak terpadamkan bagi kemajuan bangsa.
Pada akhirnya apabila cita-cita ini dapat tercapai, harkat dan martabat bangsa Indonesia akan terangkat di mata dunia Intenasional. Visi para pendiri bangsa bahwa Indonesia akan menjadi negara dan bangsa yang besar akan dapat diwujudkan atau paling tidak didekati.

Minggu, 27 Januari 2008

Pendidikan Tentukan Nasib Bangsa

Mutu pendidikan di suatu negara merupakan cerminan dari apa yang akan terjadi di masa depan. Lihat saja Malaysia yang tadinya mengimport guru dari Indonesia, saat ini malah telah membuka program pendidikan yang ditawarkan kepada pelajar dan mahasiswa dari mancanegara.
Wajar saja jika saat ini Malaysia telah jauh meninggalkan Indonesia, karena pemerintah Malaysia berani berinvestasi di dunia pendidikan. Lulusan sarja dari perguruan tinggi di Malaysia harus diakui lebih siap kerja atau siap pakai dibanding lulusan Indonesia.

Sampai kapan kita membiarkan masa depan bangsa kita tidak jelas dan semakin tertinggal jauh?

Jawaban terhadap pertanyaan ini merupakan kunci masa depan dan sukses Bangsa kita. Mari kita pikirkan dan ambil action segera. Jangan biarkan kita ketinggala kereta..!!!

Bagaimana menurut anda para harapan bangsa sekalian???

Ditulis oleh:
Ir M Sitinjak MM
Partner Pengembangan Pendidikan

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template