Setelah melalui beberapa kali pertemuan dan diskusi dengan Bapak Subandrio, Kepala Sekolah SMA Mardiwaluya Cibinong, maka telah disepakati bersama sebuah program pembelajaran unggulan mengenai Pengenalan dan Sosialisasi dunia Industri di SMA MW.
Program ini berupa pelaksanaan seminar berkelanjutan yang akan diselenggarakan oleh Edutour di SMA Mardiwaluya. Topik yang dibahas adalah berkisar mengenai bisnis dan industri. Dalam seminar ini para peserta khususnya siswa/i akan diajak untuk mengenali, memahami dan lebih mencintai dunia bisnis dan industri. Dengan ini diharapkan bahwa siswa akan lebih mempunyai wawasan yang lebih luas dan lebih termotivasi dalam belajar.
Topik mengenai suatu dunia industri akan meliputi situasi pasar yang terkait, sejarah perkembangan, proses kerja dan pengelolaannya. Dalam topik mengenai Industri pembuatan pesawat Televisi misalnya akan diuraikan bagaimana situasi pasar saat ini, sejarah teknologi, teori yang mendasari serta mata pelajaran terkait, proses di industri dan pengelolaan bisnisnya.
Suatu Topik bisa dibagi dalam beberapa kasi sesi atau seminar tergantung kepadatan materi yang diberikan dan diskusi yang berkembang.
Program ini akan segera dimulai di bulan November, dan nantinyadiharapkan dapat diikuti oleh siswa/i dari sekolah lain juga.
by M Sitinjak
Categories
- About Edutour (6)
- Beasiswa (2)
- Breaking News (2)
- India (1)
- Iptek (1)
- News (8)
- Parenting (1)
- Pencerahan (2)
- Penerimaan-Mahasiswa-Baru (1)
- Research (1)
- Sekolah-Kedinasan (1)
- White Paper (12)
Kamis, 30 Oktober 2008
SEMINAR INDUSTRI DI SMA MARDIWALUYA CIBINONG
Posted by
Unknown
at
09.37
0
comments
Labels: News
Sabtu, 06 September 2008
Hi Good Parents,
Nowadays, parents are too busy with themselves and they do not have much time for their children. There are too many cases, that parents do not make necessary efforts to keep good communications with their kids. It goes worse and worse as children are trying to find out something outside to solve their problems.
I just found quite a good article about this on the internet. So if you are a parent, here are five tips to help you communicate more effectively with your children:
- Listen. It sounds obvious, but if children don’t think they will be heard, they won’t go to you with the hard questions or problems.
- Create opportunities for interaction with your kids. Families spend so much time apart these days. Use ‘car time’ – such as the 20-minute drive to school – as a time to communicate with your children. If possible call them at least once a day through your cell phone.
- Lead by example. Far too many parents opt for the ‘do as I say not as I do’ method. But this sends mixed messages to children regarding important situations.
- Respect the child’s intuition. We all have ‘gut feelings,’ and if kids are encouraged to trust theirs, they will be able to heed their intuition in dicey situations when we aren’t around to help.
- Don’t confuse ‘respect’ with ‘giving in.’ It is important that the parental role is not usurped. Don’t give in to kids just to diffuse a problematic situation. Instead communicate with them and let them know why rules are rules.
By showing our children that we are receptive to what they have to say and that we are willing to talk with them, not just at them, we can help them gain confidence and maturity, but we need to make sure we are practicing what we preach.
Contemplative questions:
1. Are you ready to keep good communications with your children?
2. Are you helping your children to build their self confidence?
3. Do you think your children can handle a difficult situation when you are not around?
4. Do you spend enough time with them?
5. Are you aware on what your children are thinking about you?
All right! If your children are your future, think over the above questions and share a good heart with them.
Cheers!
You can find more on the article here
Posted by
Unknown
at
04.46
0
comments
Labels: Parenting, Pencerahan
Senin, 21 April 2008
Mahalnya Dana Pemantau UN..!
JAKARTA: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mengalokasikan dana Rp57,9 miliar untuk tim pemantau independen (TPI) yang bertugas a.l. memantau dan meminimalisir adanya kebocoran pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2008.
Tahun lalu TPI hanya ada di provinsi yang langsung berkordinasi ke sekolah-sekolah, di tahun ini jumlahnya akan ditambah sehingga juga ada di kabupaten untuk mengkordinasikan pelaksanaan UN ke sekolah-sekolah.
TPI akan bekerja dalam rentang waktu tiga bulan, semenjak anggotanya mulai direkrut pada bulan ini. Keberadaan TPI sendiri dikordinatori rektor beberapa perguruan tinggi negeri.
"Sekarang TPI juga harus ikut menandtangani serah terima naskah soal asli supaya pemantauan kami terlaksana di daerah-daerah, ujar Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Nasional Djemari Mardapi, hari ini.
Ada abeberapa perguruan tinggi negeri yang menjadi kordinator TPI di provinsi dan kabupaten. Untuk Provinsi DKI Jakarta dikordinatori Universitas negeri Jakarta (UNJ), beberapa daerah lain dikordinasikan a.l. oleh Universitas Gajah Mada dan Iniversitas Diponegoro.
Posted by
Unknown
at
12.51
0
comments
Labels: White Paper
Selamat Melaksanakan UN 2008 - Semoga Sukses
JAKARTA: Jumlah mata pelajaran yang akan diujikan dalam Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMA/MA akan bertambah menjadi enam mata pelajaran.
Sementara untuk jenjang SMP/MTs/SMPLB akan bertambah menjadi empat pelajaran. "Untuk SMP penambahannya adalah mata pelajaran IPA," ujar Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Djemari Mardapi, hari ini.
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Ka Balitbang) Depdiknas Mansyur Ramly menyebutkan, jumlah peserta ujian jenjang SD/MI/SDLB sebanyak 4.599.217, SMP/MTs/SMPLB sebanyak 3.567.472, dan SMA/MA/SMK sebanyak 2.260.148.
Mansyur menyebutkan, total anggaran dari pelaksanaan UN dan UASBN ini sebesar Rp.572,85 miliar. Anggaran ini telah meliputi seluruh biaya dan kegiatan sosialisasi di tingkat pusat dan daerah Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2007/2008 jenjang SMA/SMALB/SMK/MA akan dilaksanakan pada April 2008.
UN utama dilaksanakan pada 22, 23, dan 24 April 2008, sedangkan UN susulan pada 28, 29, dan 30 April 2008. Sementara UN utama SMP/MTs/SMPLB akan diselenggarakan pada 5, 6, 7, dan 8 Mei 2008 dan UN susulan pada 12, 13, 14, dan 15 Mei 2008.
Adapun Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Tahun Pelajaran 2007/2008 SD/MI/SDLB akan dilaksanakan pada 13, 14, dan 15 Mei 2008 untuk UASBN utama dan pada 21, 22, 23 Mei 2008 untuk UASBN susulan.
Selengkapnya mata pelajaran yang diujikan untuk jenjang SMA/MA program IPA meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi. Untuk program IPS meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi.
Adapun pada program Bahasa meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sastra Indonesia, Bahasa Asing, dan Antropologi, sedangkan Program Keagamaan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Matematika, dan Tasawuf/Ilmu Kalam.
Pada jenjang SMK mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, sedangkan jenjang SMP mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Sementara UASBN SD/MI/SDLB mata pelajarannya meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Djemari menambahkan, penyusunan soal-soal UN dasarnya adalah standar kompetensi lulusan (SKL) dan materinya merupakan irisan dari kurikulum 1994, 2004, dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Khusus untuk UASBN, lanjut dia, 25% butir soal disusun oleh penyelenggara tingkat pusat, sedangkan 75% disusun penyelenggara tingkat provinsi.
Sementara standar kelulusan UN SMA/MA/SMK/SMALB tahun ini ditingkatkan dari 5,00 menjadi 5,25 untuk nilai rata-rata minimal dan tidak ada nilai di bawah 4,25 atau memiliki nilai minimal 4,00 pada salah satu mata pelajaran dan nilai mata pelajaran lainnya minimal 6,00.
Khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran kompetensi keahlian kejuruan minimum 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN.? "Hal ini juga berlaku untuk SMP dan MI, sedangkan untuk UASBN batas nilai minimumnya diserahkan kepada masing-masing sekolah di seluruh Indonesia." (08)
Posted by
Unknown
at
12.47
0
comments
Labels: News, White Paper
Krisis Pangan Dunia Dapat Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
ACCRA (Antara/AFP): Kenaikan harga pangan dunia pada saat ini dapat berkembang menjadi krisis yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan keamanan, kata Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Minggu.
"Jika tidak ditangani dengan tepat, krisis [pangan] ini dapat memicu kejatuhan lainnya dan berkembang menjadi krisis beragam, yang menjadi masalah multidimensi dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan bahkan keamanan politik di seluruh dunia," kata Ban dalam pidatonya saat konferensi perdagangan PBB di Accra.
Pemimpin PBB itu berpidato pada sesi ke-12 Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) yang dibuka Minggu petang.
Dalam beberapa pekan terakhir melonjaknya harga bahan pangan pokok seperti beras, gandum dan jagung di sejumlah negara miskin dunia telah menyebabkan kerusuhan di Haiti dan unjuk rasa di seluruh Afrika.(er)
Posted by
Unknown
at
12.22
0
comments
Labels: News, White Paper
Selasa, 08 April 2008
Berpuasa dapat Kurangi Dampak Chemotherapi
Senin, 07 April 2008 04:50 WIB
Berpuasa dapat Kurangi Dampak Chemotherapi
WASHINGTON--MI: Melakukan puasa beberapa hari dapat melindungi pasien dari sejumlah efek samping chemotherapi kanker yang berbahaya dan tak menyenangkan.
Para peneliti mengatakan, mereka telah memeberikan kepada hewan percobaan tikus dosis tinggi chemotheraphi setelah sebagian dibiarkan berpuasa dan sebagian lagi diberi makan.
Kelompok tikus yang berpuasa dapat bertahan hidup sementara yang diberi makan didapatkan mati, demikian mereka melaporkan hasil penelitiannya ke National Academy of Sciences.
Para peneliti menekankan bahwa jangan melakukan hal itu dulu karena harus dilakukan penelitian lebih lanjut.
Namun dikatakan hasil temuan tersebut setidaknya membuka jalan bagi penggunaan chemotherapi secara lebih efektif membunuh sel tumor sementara tetap mempertahankan sel yang sehat.
"Para dokter yang mengobati pasiennya mengatakan apabila hal tersebut berhasil maka cara itu akan dianjurkan kepada para pasiennya," kata Viktor Longo dari Universitas California selatan.
"Para pasien semuanya mengatakan mereka merasa sangat tidak nyaman setelah menjalani chemotherapi dan mereka mengalami penurunan berat badan yang drastis karena rasa mual dan tidak enak yang diakibatkan setelah menjalani pengobatan itu."
Kini Longo mengatakan pihaknya akan mempersiapkan uji klinis terhadap manusia."
Namun Longo dan rekan-rekannya terlebih dahulu menguji tes ragi, dan setelah itu baru tes pada sel manusia di cawan laboratorium.
Mereka menemukan sel manusia yang sehat yang lapar akan zat makanan dapat bertahan dari kondisi setelah chemotherapi namun sel kanker tidak.
"Secara teori hal itu membuka peluang baru bagi perawatan dan penanganan yang akan membolehkan pemberian dosis chemo yang lebih tinggi."
"Cara itu merupakan satu pendekatan pengobatan yang baru yang pantas untuk dilakukan keberhasilan uji klinisnya," kata peneliti kanker Pinhas Cohen dari Universitas California, Los Angeles yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.
Hibernasi
Longo dan rekan-rekannya mengatakan hewan percobaan tikus yang diberi makanan kalori rendah dapat hidup lebih lama, karena sel tubuh mereka dapat menolak stres lebih baik.
Mereka juga menemukan bahwa sel-sel yang kelaparanmemasuki tahapan hibernasi (tidur sementara), sementara sel kanker membuat tumor karena mereka, mengalami perubahan pertumbuhan yang diluar kendali.
Longo merasa heran apabila reaksi dari sel yang kelaparan tersebut dapat merupakan solusi untuk membedakan sel tubuh yang sehat dengan sel kanker.
Seorang ahli kanker mengatakan berpuasa beberapa hari lamnya tak akan membahayakan pasien kanker.
"Hal itu dapat diterapkan pada hampir sebagian besar pasien," kata Dr David Quinn dari Universitas California selatan." (Ant/OL-2)
Posted by
Unknown
at
10.22
0
comments
Labels: White Paper
Pemerintah Segera Turunkan Tarif Internet
Selasa, 08 April 2008 07:10 WIB
Pemerintah Segera Turunkan Tarif Internet
JAKARTA--MI: Pemerintah melalui Dirjen Postel Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) akan menurunkan tarif leased line internet dalam waktu dekat ini.
"Kita akan menurunkan tarif internet, tetapi untuk leased line," kata Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar seusai menghadiri pertemuan Menkominfo Muhammad Nuh dengan para blogger (pembuat situs pribadi/blog) di Kantor Depkominfo, Senin (7/4) malam. Akan tetapi Basuki tidak menjelaskan lebih lanjut besaran tarif penurunan internet tersebut.
Sebelumnya, pemerintah memutuskanmemutuskan menurunkan biaya
interkoneksi antara operator telekomunikasi berkisar 20%-40% yang diimplementasikan pada 1 April 2008, yang mengindikasikan bahwa tarif ritel telekomunikasi seperti telepon tetap dan seluler juga akan turun
Menkominfo Muhammad Nuh, di Jakarta, Senin (4/2) mengatakan dengan penurunan tarif interkoneksi diharapkan tarif layanan komunikasi dari para operator akan turun sekitar 5%-20% pada telepon tetap (fixed) dan penurunan tarif seluler berkisar 20%-40%.
Konsekuensi dari penetapan tarif interkoneksi ini berdampak pada tarif ritel masing-masing operator. Dicontohkan, biaya interkoneksi originasi dan terminasi jaringan tetap dan jaringan tetap nirkabel (FWA) lokal, sebesar Rp143 per menit, sedangkan biaya interkoneksi sambungan jarak jauh (SLJJ) antartelepon tetap turun dari Rp1.138 per menit menjadi Rp1.120 per menit.
Sedangkan biaya interkoneksi suara untuk jaringan seluler ke jaringan telepon tetap lokal sebesar Rp522 per menit, turun dari sebelumnya Rp721 per menit.
Biaya interkoneksi seluler ke seluler lokal Rp522 per menit dari sebelumnya Rp898 per menit. Sedangkan biaya interkoneksi seluler ke seluler sambungan jarak jauh Rp986 per menit dari sebelumnya Rp1.244 per menit.
PT Telkom Tbk, menyatakan menurunkan tarif percakapan SLJJ yang menggunakan telepon tetap berkisar 46% dengan persentase penurunan yang berbeda-beda menurut zona jarak dan pembedaan waktu (timeband) dan akan diberlakukan efektif 8 April 2008, pukul 00.00 waktu setempat.
Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengatakan penurunan tarif berlaku untuk hampir seluruh percakapan SLJJ pada seluruh zona jarak dan waktu (timeband), baik dari telepon tetap ke telepon tetap (fixed to fixed) maupun dari telepon tetap ke seluler (fixed to mobile).
Eddy mencontohkan untuk biaya percakapan SLJJ dari telepon rumah ke seluler antara jam 07.00 s/d 08.00 pada zona 3 (jarak di atas 500 km) yang semula dikenakan Rp865 per 20 detik turun sekitar 46,2% menjadi hanya Rp465 per 20 detik.
Biaya percakapan SLJJ dari telepon tetap ke seluler antara jam 07.00 s/d 08.00 pada zone 1 (jarak 30 s/d 200 km) yang semula dikenakan Rp538,3 per 20 detik turun 44,3% menjadi Rp300 per 20 detik.
Telkom juga memberlakukan tarif flat percakapan SLJJ antara telepon rumah dan dari telepon rumah ke Flexi pada pk 23.00 s/d 06.00 ke seluruh Indonesia (tanpa memperhitungkan jarak) dengan tarif hanya Rp32 per 6 detik. (Ant/OL-03)
Posted by
Unknown
at
10.18
0
comments
Labels: News, White Paper
