JAKARTA: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mengalokasikan dana Rp57,9 miliar untuk tim pemantau independen (TPI) yang bertugas a.l. memantau dan meminimalisir adanya kebocoran pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2008.
Tahun lalu TPI hanya ada di provinsi yang langsung berkordinasi ke sekolah-sekolah, di tahun ini jumlahnya akan ditambah sehingga juga ada di kabupaten untuk mengkordinasikan pelaksanaan UN ke sekolah-sekolah.
TPI akan bekerja dalam rentang waktu tiga bulan, semenjak anggotanya mulai direkrut pada bulan ini. Keberadaan TPI sendiri dikordinatori rektor beberapa perguruan tinggi negeri.
"Sekarang TPI juga harus ikut menandtangani serah terima naskah soal asli supaya pemantauan kami terlaksana di daerah-daerah, ujar Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Nasional Djemari Mardapi, hari ini.
Ada abeberapa perguruan tinggi negeri yang menjadi kordinator TPI di provinsi dan kabupaten. Untuk Provinsi DKI Jakarta dikordinatori Universitas negeri Jakarta (UNJ), beberapa daerah lain dikordinasikan a.l. oleh Universitas Gajah Mada dan Iniversitas Diponegoro.
Categories
- About Edutour (6)
- Beasiswa (2)
- Breaking News (2)
- India (1)
- Iptek (1)
- News (8)
- Parenting (1)
- Pencerahan (2)
- Penerimaan-Mahasiswa-Baru (1)
- Research (1)
- Sekolah-Kedinasan (1)
- White Paper (12)
Blog Archive
-
▼
2008
(23)
-
▼
April
(11)
- Mahalnya Dana Pemantau UN..!
- Selamat Melaksanakan UN 2008 - Semoga Sukses
- Krisis Pangan Dunia Dapat Mempengaruhi Pertumbuhan...
- Berpuasa dapat Kurangi Dampak Chemotherapi
- Pemerintah Segera Turunkan Tarif Internet
- Mendiknas Gandeng BIN Pantau Unas 2008
- Rusia akan bangun kompleks antariksa
- 'Nuklir belum aman di Indonesia'
- Aplikasi ebook diharapkan selesai Juni
- Beasiswa di Universitas Bournemouth terbuka
- Tingkat kelulusan UN tahun ini diduga naik
-
▼
April
(11)
Senin, 21 April 2008
Mahalnya Dana Pemantau UN..!
Posted by
Unknown
at
12.51
Labels: White Paper
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar