oleh : Hilda Sabri Sulistyo JAKARTA (bisnis.com): Mendiknas Mohammad Nuh mengatakan penelitian hendaknya dijadikan tradisi untuk memberikan kemanfaatan bagi umat manusia. Oleh karena itu kegiatan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2009 diharapkan menumbuhkan budaya keilmuan.
"Ilmu pengetahuan berkembang salah satunya dari tumbuhnya rasa penasaran intelektual (intelectual curiosity). OPSI merupakan bagian dari intelektual curiosity. Lomba seperti ini bukan sekedar menampilkan hasil karya dari adik-adik sekalian, tetapi yang lebih mahal daripada itu adalah menguji logika," ujarnya saat membuka OPSI 2009 di Plaza Depdiknas hari ini.
Dia meminta agar dengan penelitian jangan mempersulit persoalan, tetapi menjawab persoalan karena orientasinya adalah pada kemanfaatan. "Jangan sekedar penelitian untuk penelitian, tapi bangun atmosfer yang sangat bagus untuk menumbuhkan prinsip dan tradisi keilmuan," katanya.
Dalam kegiatan pada 16-20 November ini, peserta akan menggelar poster serta pameran hasil penelitian di masing-masing stand pameran yang disediakan panitia. Selanjutnya, peserta akan mempresentasikan hasil penelitian mereka kepada dewan juri melalui wawancara di lokasi pameran.
Menurut dia, penilaian mencakup makalah terbaik, display terbaik, dan interaksi terbaik. Bidang-bidang
Bagaimana perasaan anda setelah mengikuti perkembangan hasil PEMILU legislative kemarin 9 April 2009? Anda puas? Ternyata berdasarkan Quick Count, Partai Demokrat mampu mengunguli partai-partai lain secara signifikan. Hingga jam 23.00 tadi malam, quick count yang ditayangkan langsung oleh Metro TV, data yang masuksudah hampir 100%, Partai Demokrat berada di Angka 20.7%, PDIP di angka 14.8%, GOLKAR di angka 14.5%, PKS 7.8%. Yang lainnya di bawah 6%.
Menurut Direktur Eksekutif LSI, diperkirakan hanya akan ada 9 partai yang mendapat kursi di DPR nantinya. Yang lainnya tidak akan terwakili, yang jumlahnya ada 29 partai. Menurut beberapa PANELIS yang hadir di Metro TV, jika nantinya SBY terpilih lagi menjadi presiden, maka pemerintah akan lebih termudahkan dalam menjalankan tugasnya karena akan mendapatkan dukungan yang lebih solid dari DPR.
Bagaimana tanggapan SBY?
SBY yang berada di kediamannya di Cikeas, tadi malam menanggapi dengan cukup tenang. Dia tidak menunjukkan rasa heran atau over-exiting sama sekali atas hasil itu. Yang jelas, dengan perolehan suara di atas 20% ini, sudah dipastikan bahwa PARTAI DEMOKRAT dapat mengajukan calon presiden pada pilpres Juli mendatang, dan siapa lagi kalo bukan ketua Dewan Pembinanya Susilo Bambang Yudoyono, presiden saat ini.
Bagaimana komentar saya? He..he...
Bagi saya pribadi kemenangan Partai Demokrat cukup mengejutkan karena telah dapat mengalahkan partai-partai yang sudah punya nama besar sebelumnya seperti PDIP, GOLKAR dan PKS. Tentu saja hal ini merupakan indikator masih positifnya pandangan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini.
Nah, saya sendiri hampir dapat memastikan bahwa SBY akan terpilih kembali menjadi presiden pada pilpres Juli nanti. Dan berharap bahwa apabila pak SBY terpilih kembali akselerasi pembangunan di segala bidang dapat lebih terasakan.
Harapan kita apa ya...?
Hasil ini menunjukkan, bahwa hampir semua kalangan masyarakat menggantungkan harapan pada SBY untuk masa depan bangsa ini paling tidak 5 tahunke depan. Tidak hanya di pulau Jawa tetapi di seluruh Indonesia. Merupakan kesempatan bagi pemerintah baru nanti untuk melakukan pembenahan-pembenahan pada tatanan politik dan ekonomi yang merambah hingga ke daerah-daerah, khususnya di tingkat-2 (kabupaten/kota). Karena otonomi yang ada saat ini menurut pandangan saya belum banyak memberi perubahan pada nasib rakyat kecil, tetapi hanya pada segelintir orang yang duduk di pusat kekuasaan di daerah-daerah.
Saran untuk Pemerintahan baru...!
Walaupun belum resmi terpilih, saya berpesan kepada Pak SBY apabila terpilih kembali nanti untuk segera melakukan pembenahan pada administrasi yang menyangkut pemerintahan daerah atau hubungan pusat daerah. Diperlukan seorang administratur sekaligus diplomat ulung di lingkungan Departemen Dalam Negeri. Kalau urusan dalam negeri ini dapat diperbaiki dari kelemahan-kelemahan saat ini, Indonesia akan jauh lebih siap maju di tahun 2014, dan nama Pak SBY akan semakin dihargai masyarakat Indonesia dan dunia.
Pendidikan memang penting, dan PARTAI DEMOKRAT adalah yang menawarkan anggaran 25% (kalo saya tidak salah catat). Tapi dengan pola negara kepulauan dan keanekaragaman suku dan budaya, pembangungan di bidang politik sangatlah menentukan. Karena bagaimanapun pintarnya anak-anak bangsa ini nantinya, namun bila politik tidak stabil, negara kita akan sangat susah maju.
Setelah melalui beberapa kali pertemuan dan diskusi dengan Bapak Subandrio, Kepala Sekolah SMA Mardiwaluya Cibinong, maka telah disepakati bersama sebuah program pembelajaran unggulan mengenai Pengenalan dan Sosialisasi dunia Industri di SMA MW.
Program ini berupa pelaksanaan seminar berkelanjutan yang akan diselenggarakan oleh Edutour di SMA Mardiwaluya. Topik yang dibahas adalah berkisar mengenai bisnis dan industri. Dalam seminar ini para peserta khususnya siswa/i akan diajak untuk mengenali, memahami dan lebih mencintai dunia bisnis dan industri. Dengan ini diharapkan bahwa siswa akan lebih mempunyai wawasan yang lebih luas dan lebih termotivasi dalam belajar.
Topik mengenai suatu dunia industri akan meliputi situasi pasar yang terkait, sejarah perkembangan, proses kerja dan pengelolaannya. Dalam topik mengenai Industri pembuatan pesawat Televisi misalnya akan diuraikan bagaimana situasi pasar saat ini, sejarah teknologi, teori yang mendasari serta mata pelajaran terkait, proses di industri dan pengelolaan bisnisnya. Suatu Topik bisa dibagi dalam beberapa kasi sesi atau seminar tergantung kepadatan materi yang diberikan dan diskusi yang berkembang.
Program ini akan segera dimulai di bulan November, dan nantinyadiharapkan dapat diikuti oleh siswa/i dari sekolah lain juga.
by M Sitinjak
Sabtu, 06 September 2008
Hi Good Parents,
Nowadays, parents are too busy with themselves and they do not have much time for their children. There are too many cases, that parents do not make necessary efforts to keep good communications with their kids. It goes worse and worse as children are trying to find out something outside to solve their problems.
I just found quite a good article about this on the internet. So if you are a parent, here are five tips to help you communicate more effectively with your children:
Listen. It sounds obvious, but if children don’t think they will be heard, they won’t go to you with the hard questions or problems.
Create opportunities for interaction with your kids. Families spend so much time apart these days. Use ‘car time’ – such as the 20-minute drive to school – as a time to communicate with your children. If possible call them at least once a day through your cell phone.
Lead by example. Far too many parents opt for the ‘do as I say not as I do’ method. But this sends mixed messages to children regarding important situations.
Respect the child’s intuition. We all have ‘gut feelings,’ and if kids are encouraged to trust theirs, they will be able to heed their intuition in dicey situations when we aren’t around to help.
Don’t confuse ‘respect’ with ‘giving in.’ It is important that the parental role is not usurped. Don’t give in to kids just to diffuse a problematic situation. Instead communicate with them and let them know why rules are rules.
By showing our children that we are receptive to what they have to say and that we are willing to talk with them, not just at them, we can help them gain confidence and maturity, but we need to make sure we are practicing what we preach.
Contemplative questions: 1. Are you ready to keep good communications with your children? 2. Are you helping your children to build their self confidence? 3. Do you think your children can handle a difficult situation when you are not around? 4. Do you spend enough time with them? 5. Are you aware on what your children are thinking about you?
All right! If your children are your future, think over the above questions and share a good heart with them.
JAKARTA: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mengalokasikan dana Rp57,9 miliar untuk tim pemantau independen (TPI) yang bertugas a.l. memantau dan meminimalisir adanya kebocoran pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2008.
Tahun lalu TPI hanya ada di provinsi yang langsung berkordinasi ke sekolah-sekolah, di tahun ini jumlahnya akan ditambah sehingga juga ada di kabupaten untuk mengkordinasikan pelaksanaan UN ke sekolah-sekolah.
TPI akan bekerja dalam rentang waktu tiga bulan, semenjak anggotanya mulai direkrut pada bulan ini. Keberadaan TPI sendiri dikordinatori rektor beberapa perguruan tinggi negeri.
"Sekarang TPI juga harus ikut menandtangani serah terima naskah soal asli supaya pemantauan kami terlaksana di daerah-daerah, ujar Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Nasional Djemari Mardapi, hari ini.
Ada abeberapa perguruan tinggi negeri yang menjadi kordinator TPI di provinsi dan kabupaten. Untuk Provinsi DKI Jakarta dikordinatori Universitas negeri Jakarta (UNJ), beberapa daerah lain dikordinasikan a.l. oleh Universitas Gajah Mada dan Iniversitas Diponegoro.
JAKARTA: Jumlah mata pelajaran yang akan diujikan dalam Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMA/MA akan bertambah menjadi enam mata pelajaran.
Sementara untuk jenjang SMP/MTs/SMPLB akan bertambah menjadi empat pelajaran. "Untuk SMP penambahannya adalah mata pelajaran IPA," ujar Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Djemari Mardapi, hari ini.
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Ka Balitbang) Depdiknas Mansyur Ramly menyebutkan, jumlah peserta ujian jenjang SD/MI/SDLB sebanyak 4.599.217, SMP/MTs/SMPLB sebanyak 3.567.472, dan SMA/MA/SMK sebanyak 2.260.148.
Mansyur menyebutkan, total anggaran dari pelaksanaan UN dan UASBN ini sebesar Rp.572,85 miliar. Anggaran ini telah meliputi seluruh biaya dan kegiatan sosialisasi di tingkat pusat dan daerah Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2007/2008 jenjang SMA/SMALB/SMK/MA akan dilaksanakan pada April 2008.
UN utama dilaksanakan pada 22, 23, dan 24 April 2008, sedangkan UN susulan pada 28, 29, dan 30 April 2008. Sementara UN utama SMP/MTs/SMPLB akan diselenggarakan pada 5, 6, 7, dan 8 Mei 2008 dan UN susulan pada 12, 13, 14, dan 15 Mei 2008.
Adapun Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Tahun Pelajaran 2007/2008 SD/MI/SDLB akan dilaksanakan pada 13, 14, dan 15 Mei 2008 untuk UASBN utama dan pada 21, 22, 23 Mei 2008 untuk UASBN susulan.
Selengkapnya mata pelajaran yang diujikan untuk jenjang SMA/MA program IPA meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi. Untuk program IPS meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi.
Adapun pada program Bahasa meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sastra Indonesia, Bahasa Asing, dan Antropologi, sedangkan Program Keagamaan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Matematika, dan Tasawuf/Ilmu Kalam.
Pada jenjang SMK mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, sedangkan jenjang SMP mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Sementara UASBN SD/MI/SDLB mata pelajarannya meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Djemari menambahkan, penyusunan soal-soal UN dasarnya adalah standar kompetensi lulusan (SKL) dan materinya merupakan irisan dari kurikulum 1994, 2004, dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Khusus untuk UASBN, lanjut dia, 25% butir soal disusun oleh penyelenggara tingkat pusat, sedangkan 75% disusun penyelenggara tingkat provinsi.
Sementara standar kelulusan UN SMA/MA/SMK/SMALB tahun ini ditingkatkan dari 5,00 menjadi 5,25 untuk nilai rata-rata minimal dan tidak ada nilai di bawah 4,25 atau memiliki nilai minimal 4,00 pada salah satu mata pelajaran dan nilai mata pelajaran lainnya minimal 6,00.
Khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran kompetensi keahlian kejuruan minimum 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN.? "Hal ini juga berlaku untuk SMP dan MI, sedangkan untuk UASBN batas nilai minimumnya diserahkan kepada masing-masing sekolah di seluruh Indonesia." (08)
ACCRA (Antara/AFP): Kenaikan harga pangan dunia pada saat ini dapat berkembang menjadi krisis yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan keamanan, kata Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Minggu.
"Jika tidak ditangani dengan tepat, krisis [pangan] ini dapat memicu kejatuhan lainnya dan berkembang menjadi krisis beragam, yang menjadi masalah multidimensi dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan bahkan keamanan politik di seluruh dunia," kata Ban dalam pidatonya saat konferensi perdagangan PBB di Accra.
Pemimpin PBB itu berpidato pada sesi ke-12 Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) yang dibuka Minggu petang.
Dalam beberapa pekan terakhir melonjaknya harga bahan pangan pokok seperti beras, gandum dan jagung di sejumlah negara miskin dunia telah menyebabkan kerusuhan di Haiti dan unjuk rasa di seluruh Afrika.(er)